Proses Powder Coating

Terdapat beberapa teknik dalam melakukan pengecatan seperti halnya pada alumunium. Salah satunya yang cukup populer dan sering digunakan dalam usaha pengecatan yaitu power coating. Proses dalam power coating ini juga terbilang mudah namun akan menghasilkan sebuah alumunium dengan cat yang sempurna. Untuk lebih lanjut mengenai power coating ini, simak informasinya berikut ini!


Apa itu Power Coating?

Power coating ini sebenarnya merupakan proses pengecatan dengan sistem atau proses kering. Beberapa serbuk yang digunakan untuk melapisi alumunium telah memiliki kandungan elektrotastik. Hal tersebut yang kana menjadikan hasil yang tampak sempurna.

Cara power coating ini merupakan cara yang dilakukan di Australia pada tahun 1967. Karena hasil yang maksimal dari teknik power coating ini, tak heran banyak yang menggunakan power coating untuk melapisi alumunium mereka.


Proses Power Coating

Ada beberapa proses yang harus dilewati ketika melakukan proses power coating ini. Namun sebelum masuk dalam proses power coating ini, pastikan objek yang akan dicat telah dibersihkan terlebih dahulu, hal ini agar proses pengecatan berjalan sempurna. Nah, berikut proses dalam power coating, antara lain:

1. Proses Treatment Sebagai Proses Awal

Proses treatment ini juga bisa dijalankan baik secara konvensional maupun non konvensional.  Namun sebelum melakukan treatment ini, hendaknya melakukan pembersihan terlebih dahulu. Pembersihan ini meliputi dari pembersihan karat, lemak maupun oli.

Pada proses treatment ini bisa juga memilih menggunakan teknik celup atau yang lebih dikenal dengan Deep Treatment maupun hanya dengan mengelap saja. Teknik mengelap ini biasanya menggunakan tinner maupun bensin. Untuk urutan proses treatment ini, antara lain:

  • Menghilangkan lemak maupun oli menggunakan resin sebagai bahan kimianya.
  • Proses pembilasan untuk menghilangkan sisa resin.
  • Menghilangkan karbon maupun karat atau yang dikenal dengan istilah deruster.
  • Proses surface conditioning untuk menghaluskan permukaan objek yang dilakukan cat.
  • Proses pemberian zinc coating untuk menahan korosi dan juga memberikan daya rekat pad objek.
  • Setelah proses treatment selesai, diakhiri dengan spray steam untuk pembilasan akhir.

2. Proses Pengeringan Atau Dry

Setelah objek mendapatkan proses treatment. Pastikan hasil dari treatment tersebut bersih baik dari air maupun bahan kimia. Setelah itu, dilakukan proses pengeringan atau yang lebih dikenal dengan proses dry. Teknik yang satu ini biasanya menggunakan oven untuk melakukan pemanasan atau bahkan bisa juga dikeringkan dengan cara digantung.

3. Proses Penyemprotan

Pada proses ini merupakan sebuah pengaplikasian pada objek untuk mendapatkan sebuah elektrostatik pada mesin power coating tersebut. istilah penyemprotan lebih dikenal dengan spray both. Biasanya pada saat spraybooth ini hendaknya juga menggunakan cyclone agar terhindar dari serbuk power powder yang berterbangan dan menghindari polusi.

4. Proses Curing

Proses curing ini merupakan lanjutan dari objek yang sudah dilapisi power powder kemudian dipanaskan secara sempurna. Pada proses ini dipanaskan dengan suhu 180 derajat kurang lebih 10 menit. Setelah cukup panas, kemudian di oven kembali pada suhu 200 derajat untuk tekstur yang sempurna.

5. Proses Akhir Untuk Hasil Power Coating

Pada proses akhir power coating ini yaitu dilihat apakah hasil dari objek yang telah dilakukan berbagai proses telah sesuai dengan hasil yang kita harapkan. Ketika pewarna belum melekat secara sempurna, tentunya harus dilakukan pengulangan terlebih dalam proses pemanasan.


Hal Penting dalam Proses Power Coating

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan proses power coating ini. Hal ini agar mampu diperoleh pengecatan yang sempurna. Hal yang perlu diperhatikan ketika proses power coating antara lain:

  • Dialiri arus high voltase. Agar serbuk mampu menempel dengan sempurna, pastikan dialiri arus high voltase agar mampu menempel dengan mudah.
  • Menggunakan bak penampung yang besar. Untuk bak penampung yang dipakai saat pengecatan, pastikan ukurannya mampu menampung kurang lebih 10 kg. sehingga akan mempermudah proses pengecatan.
  • Pahami proses celup. Meskipun menggunakan proses celup, namun bukan berarti dicampur dengan air. Pada proses celup ini bubuk dalam penampung sudah dimodifikasi dengan aliran elektrostatis.

Proses dalam power coating ini akan menghasilkan objek yang sempurna ketika mampu menjalankan beberapa tahap yang ada secara urut. Bahkan ketika melakukan pemanasan dalam oven juga sesuai dengan ukuran yang pas serta waktu yang tepat.


Teknik Power Coating

Teknik dalam sebuah pengecatan akan menentukan hasil dari pengecatan yang dihasilkan. Untuk Teknik dalam power coating ini terdiri dari dua yaitu:

  • Teknik pencelupan. Teknik ini merupakan teknik yang menggunakan bantuan bak untuk melakukan perendaman atau pencelupan. Namun dalam bak tersebut telah berisikan sebuah power coating dengan muatan elektostatik sebelumnya.
  • Teknik penyemprotan. Teknik ini terbilang lebih mudah dibandingkan dengan pencelupan. Hal ini karena power coating yang telah berisi adanya muatan elektostatik hanya perlu untuk disemprot pada objek yang diinginkan.

Demikianlah pembahasan mengenai proses-proses dalam powder coating beserta penjelasannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment