Pasir Sandblasting

Banyak sekali barang atau benda disekitar yang terbuat dari besi atau metal. Seiring berjalannya waktu benda tersebut akan mengalami korosi atau berkarat.

Agar karat pada besi dapat hilang dengan sempurna, saat ini sudah ada teknologi terbaru bernama Sandblasting.

Sandblasting adalah...
Sandblasting adalah proses penyemprotan berupa pasir silica yang bertujuan untuk menghilangkan karat. Untuk mengetahui lebih dalam lagi, berikut adalah penjelasan tentang Sandblasting dan jenis-jenis pasir Sandblasting

Mengenal Tentang Sandblasting

Mungkin sebagian orang Indonesia ada yang belum tahu tentang Sandblasting. Perlu diketahui bahwa Sandblasting ini sangat berguna dalam urusan menghilangkan karat.  Sandblasting adalah sebuah proses pembersihan dengan penyemprotan yang di dalamnya terdapat material pasir silica, penyemprotan tersebut diaplikasikan pada permukaan barang atau benda yang berbahan dasar besi.

Nantinya pada saat proses Sandblasting berlangsung, penyemprotan dilakukan dengan tekanan yang sangat tinggi. Dalam proses Sandblasting ini nantinya akan menimbulkan gesekan dan tumbukan lalu permukaan benda yang dibersihkan akan menjadi kasar dan bersih. Permukaan yang kasar tersebut bertujuan agar cat pelapis mudah melekat pada permukaan benda.

Selain dapat menghilangkan karat, proses Sandblasting juga dapat menghilangkan lapisan cat yang sudah rusak, garam, oli dan lain-lain. Tidak hanya itu, Sandblasting juga dapat membuat profile atau kekasaran pada permukaan benda berbahan dasar besi. Kekasaran tersebut nantinya dapat membuat lapisat dapat melekat dengan maksimal.

Jenis-Jenis Pasir Sandblasting

Perlu diketahui bahwa dalam proses Sandblasting memerlukan material berupa pasir. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, nantinya pasir tersebut akan disemprotkan dengan tekanan tinggi pada permukaan benda yang berbahan dasar besi. Pasir yang digunakan dalam proses Sandblasting ini tidak pasir sembarangan, berikut adalah beberapa penjelasan tentang jenis-jenis pasir Sandblasting:

1. Silica Sand

Perlu diketahui bahwa Silica Sand ini adalah bahan mineral yang berasal dari alam dan terdiri dari Kristal-kristal silica dan mempunyai bentuk yang sedikit runcing. Jenis pasir yang satu ini mempunyai kelebihan dan juga kekurangan, kelebihan dari Silica Sand adalah sangat efektif digunakan untuk membersihkan permukaan besi dengan baik.

Sedangkan untuk kekurangannya adalah pasir silica ini sangatlah rapuh, jadi tidak baik jika digunakan berulang kali. Selain itu pasir silica ini dapat menghasilkan banyak debu yang kurang baik bagi kesehatan manusia. Kandungan silica pada pasir ini sangat tinggi sehingga dapat mengakibatkan penyakit silicosis atau penyakit paru-paru pada manusia.

2. Garnet

Jenis pasir yang satu ini merupakan bahan material dari alam yang mempunyai sifat berat dan kuat. Perlu diketahui bahwa Garnet terdiri dari almandite dan mempunyai bentuk yang agak runcing. Karena sifatnya yang kuat dan berat, Garnet ini masuk dalam jenis-jenis pasir Sandblasting yang sangat efektif dalam membersihkan karat.

Selain itu, Garnet dapat menciptakan profile atau kekasaran dengan baik pada permukaan besi. Berbeda dengan pasir silica, Garnet ini tidak mudah rapuh dan dapat digunakan berulang kali. Garnet pada umumnya memiliki kandungan silica bebas yang kurang dari 0,1%.

3. Steel Shot

Perlu diketahui bahwa Steel Shot merupakan jenis-jenis pasir Sandblasting yang terbuat dari baja. Steel Shot ini mempunyai bentuk bundar dan memiliki kandungan silica yang kurang dari 1%. Jenis pasir ini sangat baik untuk membersihkan permukaan besi yang berkarat.

Namun Steel Shot kurang baik dalam pembentukan kekasaran atau profile. Hal tersebut dikarenakan Steel Shot memiliki sifat yang kurang tajam. Steel Shot ini dapat digunakan berkali-kali namun penggunaannya hanya untuk proses Sandblasting dalam ruangan tertutup saja.

4. Steel Grit

Hampir sama dengan Steel Shot, Steel Grit termasuk jenis-jenis pasir Sandblasting yang berasal dari baja. Bentuk dari Steel Grit ini sedikit meruncing dan memiliki kandungan silica bebas kurang dari 1%. Perlu diketahui bahwa pasir jenis ini dapat berkarat dan nantinya dapat mengkontaminasi permukaan yang dibersihkan.

Jadi sebelum menggunakan Steel Grit, alangkah baiknya untuk diperiksa apakah Steel Grit tersebut berkarat atau tidak. Sama seperti Steel Shot, Steel Grit dapat digunakan berulang kali dan hanya untuk proses Sandblasting dalam ruangan tertutup saja.

5. Copper Slag

Perlu diketahui bahwa Copper Slag ini terbuat dari ampas hasil industri. Ampas industry tersebut biasanya berasal dari pelabuhan tembaga. Copper Slag ini berbeda dengan jenis pasir Sandblasting lainnya. Hal tersebut dikarenakan bentuknya persegi empat dan memiliki tingkat kekerasan sekitar 6 Mohs.

Perlu diketahui bahwa pasir jenis ini memiliki tingkat kekerasan lebih rendah jika dibandingkan dengan pasir silica. Namun pasir Copper Slag ini lebih berat jika dibandingkan dengan pasir silica. Kelemahan dari jenis pasir ini adalah dapat menempel pada celah-celah permukaan benda yang dibersihkan.

Jadi setelah proses Sandblasting ini, sang operator harus membersihkan sisa-sisa Copper Slag yang menempel. Pembersihan Copper Slag yang menempel pada permukaan benda harus dilakukan secara seksama. Hal tersebut bertujuan agar benda tersebut bersih secara maksimal.


Itu tadi merupakan beberapa penjelasan mengenai pengertian Sandblasting dan jenis-jenis pasir Sandblasting.

Sandblasting sangat berguna sekali untuk pabrik-pabrik industri dan untuk kendaraan. Karena Sandblasting ini biasa digunakan untuk membersihkan mesin-mesin yang berkarat, bodi mobil, bodi kapal, tiang pancang dan masih banyak lagi.

Leave a Comment